Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Oleh : Nurfalah Hidayat
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Ilahi Rabbi, atas berkat karunia dan rahmatnya kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat wal afiat. Tak lupa sholawat dan salam kita haturkan pada panutan junjungan alam Rasulullah Muhammad SAW, berkat beliau kita bisa hidup di jaman yang penuh dengan ilmu dan pengetahuan.
Bapak kepala sekolah yang saya hormati serta bapak ibu guru yang saya hormati tak lupa kepada teman-teman seperjuangan yang saya banggakan. Sebelumnya saya menyucapkan terima kasih banyak kepada semua yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk berdiri di sini menyampaikan beberapa patah kata yang mungkin kalau diukur nilainya tak seberapa.
Hadirin yang saya banggakan.
Apa yang ada dalam pikiran anda bila mendengar kata pasar? Mungkin anda akan berpikir mengenai pasar tradisional dengan banya penjual yang sibuk berteriak menawarkan dagangan, sementara para pembeli bernegosiasi berusaha menawar barang. Kita dapat mengartikan pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Sebenarnya dalam ilmu ekonomi jauh lebih dalam mengenai pasar dan berbagai jenisnya.
Pasar tradisional sudah mewakili bentuk pasar, karena secara garis besar, bentuk pasar dapat digolongkan menjadi dua, yaitu pasar nyata (konkrit) dan pasar tidak nyata (abstrak). Yang termasuk kedalam pasar nyata yaitu pasar tradisional, supermarket, mall. Kenapa digolongkan pasar nyata karena memang adanya kenyataan, bisa dilihat dan diraba bendanya. Secara jelas kita dapat melihat pertemuan fisik antara pembeli dan penjuala dalam melakukan jual beri barang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pasar nyata adalah pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang atau jasa.
Yang kedua yaitu pasar abstrak. Pada pasa ini pembali dan penjual tidak harus melakuan pertemuan. Dengan semakin majunya teknoligi, penjual dan pembeli tidak perlu bertemu untuk mengadakan transaksi. Pada pasar abstrak ini, penjual hanya perlu mengajukan contoh barang saja. komputer misalnya dalam iklan, pembeli dapat melihat contoh komputer yang akan dibeli lengkap dengan berbagai rinciannya. Bila kita suka, kita dapat melakukan transaksi melalui telepon, surat, atau internet.
Bentuk-bentuk pasar digolongkan atas dua sisi yaitu sisi penawaran yang meliputi pasar persaingan sempurna, pasar persaingn monopolistik, pasar oligopoli, dan pasar monopoli, sedangkan di sisi permintaan terdiri atas pasar persaingan sempurna, pasar persaingan monopolistik, pasar oligopsoni, dan pasa monopsoni.
Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana terdapat banyak pembeli dan penjual yang menjual barang yang sama sehingga tidak ada pihak yang mempengaruhi harga pasar. Contohnya pasar tradisional yang harganya ditentukan oleh pasar atau oleh jumlah permintaan dan penawaran di titik keseimbangan. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna yaitu jumlah penjual banyak, bersifat homogen, bebas keluar masuk, penjual dan pembeli mengetahui pengetahuan sempurna tentang pasar, distribusi relatif lancer. Kelemahannya barang yang homogen dan kondisi perekonomian ideal.
Pasar oligopoli dapat dikondisikan sebagai pasar di mana hanya terdapat beberapa penjual yang saling bersaing dengan jumlah pembeli yang banyak. Suatu stuktur pasar yang lebih menedekati pada kenyataan bahwa struktur pasar selalu berbentuk pasar oligopoli atau pasar persaingan monopolistik. Kaadaan ini merupakan semacam bentuk campuran antara persaingan bebas yang sama sekali sempurna dengan monopoli yang sama sekali murni. Bahkan dapat dikatakan 80% kehidupan nyata dalam perekonomian masyarakat sepenuhnya ada dalam naungan dan kondisi-kondisi pasar yang besifat oligopolistik atau persaingan monopolistik.
Pasar persaingan monopolistik terletak diantara pasar persaigan sempurna da pasar monopsoni, tetapi posisinya lebih dekat dengan pasar persingan sempurna. Di pasar ini, sejumlah besar pembeli dan penjual saling menukarkan produk yang relatif berbeda (heterogen) sehinga setiap peserta sedikit sekali memiliki pengetahuan untuk menetapka harga produknya, karena harga dipengaruhi oleh diferensiasi produk, produsen berlomba-lomba menciptakan produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan pasar.
Pasar monopoli merupakan keadaan di mana pasar dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Penjual mempunyai kekuasaan yang dapat didiktekan kemauannya baik dalam bentuk harga, volume, tempat, waktu, dan pembelian dengan siap barang itu akan dijual. Hampir dapat dikatakan bahwa dalam pasar monopoli kedaulatan pasar berada sepenuhnya di tangan penjual. Penjualah yang berdaulat menentukan harga, jumlah, waktu, dan tempatnya di mana barang itu akan dijual. Jadi monopoli adalah kebalikan dari persaingan bebas. Contonya perusahaan “PT Pertamina” merupakan perusahaan yang berbentuk monopili segala hal yang mencangkup produktipitasnya diatur oleh pemerintah. Contoh lain PLN.
Hadirin yang saya hormati.
Kita tidak sadar bahwa ternyata dalam hidup untuk memenuhi kebutuhan yang diperoleh dari pasar-pasar yang sering kita jumpai dari satu pasar ke pasar lain dapat berbeda bentuknya. Apabila kita pergi ke pasar tradisional di sanah yang dapat kita jumpai adalah pasar persaingan sempurna dimana harga ditentukan oleh banyaknya permintaan dan penawaran.
Lalu apakah peran pemerintah dalam mengendalikah harga barang-barnag kebutuhan pokok yang selama ini terus naik seiring dengan naiknya harga minyak di pasaran dunia. Pemerintah memiliki andil yang penting dalam menentukan harga pasar karena tinggi rendahnya sebuah harga akan memepengaruhi jumlah barang yang dibutuhkan. Hal ini berdasarkan hukum permintaan dan penawaran yang menyatakan bahwa apabila harga barang naik maka jumlah permintaan akan menurun dan apabila harga barang turun maka jumlah permintaan akan naik.
Peran pemerintah dalam pasar yang pertama adalah menentukan harga eceran. Penetepan harga ini dapat ditujukan untuk melindungi baik produsen dan konsumen. Jika harga yang ditawarkan produsen dianggap terlalu mahal atau tidak sesuai dengan harga pasaran untuk barang sejenis, maka pemerintah dapat menetapkan suatu harga eceran tertinggi. Sehingga produsen tidak menjual barang melebihi harga yang sudah pemerintah tetapkan. Contohnya harga keseimbanyan semula untuk gula pasir Rp 8.500 per kilo. Sebagai salah satu kebutuhan pokok, pemerintah memandang harga untuk gula pasir ini terlalu mahal sehingga dapat meugikan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi sebesar Rp 6.500 di bawah keseimbangan agar masyatakan tetap dapat memenuhi kebutuhan akan gula pasir tersebut. Sebaliknya, jika harga pasar suatu barang atau jasa terlalu rendah, maka pemerintah juga dapat melindungi produsen dengan menetapkan harga eceran terendah. Misalnya saja, harga jagung manis per kilogram di pasar sebesar Rp3.000. pemerintah memandang hal ini dapat merugikan produsen karena harganya yang rendah. Akibatnya pemerintah menetapakan harga dasar sebesar Rp 5.000/kg.
Ke dua yaitu penetapan pajak. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang denagn tidak mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut berdasarkan norma-norma hukum unruk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif.. Tujuan di pungutnya pajak adalah untuk membbayai pemerintahan dan untuk kesejahteraan umum. Sebuh negara tidak akan bisa berdiri kalau rakyatnya tidak pernah membayar pajak. Selain untuk kesejahtraan umum pajak pun dafat berfungsi sebagai pengendali harga. Apabila pemerintah menaikan harga pajak maka harga barang akan naik dan apabila pemerintah menurunkan harga pajak, maka harga barang pun akan turun.
Selain dalam bentuk penetapan harga eceran dan pajak, juga dapat dilakuan dengan pemberian subsidi. Tujuannya agar produsen dapat menghasilkan barang atau jasa yang kompetitif, terutama agar bersaing dengan barang-barang impor. Selain itu pemberian subsidi dapat mengendalikan inflasi.
Mungkin sekian yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat khususnya bagi diri saya sendiri dan umumnya untuk kita semia. Saya ucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada pertakataan saya yang kurang berkenan di hati.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.